Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Tak Sekadar Kibarkan Bendera, PETA-SWI Kobarkan Nasionalisme di Bumi Muda Sedia

10
×

Tak Sekadar Kibarkan Bendera, PETA-SWI Kobarkan Nasionalisme di Bumi Muda Sedia

Sebarkan artikel ini
Screenshot

0:00

ACEH TAMIANG-METRO GEMA NEWS

 

Semangat nasionalisme menggelora di Bumi Muda Sedia. Lebih dari 300 bendera Merah Putih ditancapkan dan dikibarkan di sepanjang median Jalan Ir. Juanda, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk gotong royong masyarakat dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi tersebut digelar melalui kolaborasi Pembela Tanah Air (PETA), Dewan Pimpinan Daerah Sekber Wartawan Indonesia (DPD SWI) Aceh Tamiang, bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat, Minggu (26/8/2026).

Kegiatan penancapan bendera menyisir ruas jalan dua jalur mulai dari Kampung Pahlawan hingga Kampung Kesehatan, Kecamatan Karang Baru. Ratusan bendera dipasang pada titik-titik yang telah ditentukan untuk mempercantik kawasan sekaligus menghidupkan suasana peringatan kemerdekaan.

Baca Juga Artikel Ini  Plt. Sekda Aceh Tamiang Hadiri Silaturahmi Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah Bersama 600 Penghuni Huntara

Sekretaris PETA Aceh Tamiang sekaligus Koordinator Lapangan, Jhoni Hermansyah, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kolaborasi lintas organisasi dan komunitas sebagai wujud kecintaan terhadap Tanah Air.

“Untuk memeriahkan HUT RI ke-81 tahun ini, kami menargetkan pemasangan 300 lembar bendera Merah Putih. Alhamdulillah, kegiatan ini didukung penuh oleh Pemuda Pancasila, Karang Taruna, rekan-rekan jurnalis SWI Aceh Tamiang, LSM Garang, adik-adik Paskibra, hingga para santri dari Pesantren Al-Hidayah Kampung Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda,” ujar Jhoni.

Baca Juga Artikel Ini  Plt. Sekda Aceh Tamiang Hadiri Silaturahmi Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah Bersama 600 Penghuni Huntara

Sementara itu, Ketua DPD SWI Aceh Tamiang, Hendriko Lubis, menyerahkan sejumlah bendera Merah Putih kepada pengurus PETA untuk mendukung pemasangan bendera di sejumlah wilayah yang telah ditentukan.

Menurut Hendriko, keterlibatan SWI dalam kegiatan tersebut bukan sekadar bentuk partisipasi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ingin memupuk kembali rasa nasionalisme agar tetap setia kepada NKRI. Melalui kegiatan ini, kita bersatu dari berbagai golongan dan organisasi masyarakat yang ada di Aceh Tamiang,” katanya.

Baca Juga Artikel Ini  Plt. Sekda Aceh Tamiang Hadiri Silaturahmi Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah Bersama 600 Penghuni Huntara

Ia menambahkan, kebersamaan lintas organisasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan merawat perdamaian yang telah tercipta di Aceh.

Penancapan ratusan bendera Merah Putih itu pun tidak sekadar menjadi ornamen peringatan kemerdekaan. Di balik kibaran Sang Saka, terselip pesan tentang persatuan, gotong royong dan komitmen masyarakat Aceh Tamiang dalam menjaga keutuhan NKRI.

Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan lewat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta kehidupan berbangsa dan bernegara. (Syafrial/ pimpinan umum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *